Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fenomena Ratusan Kera Lereng Wilis Ponorogo Turun Gunung, Pertanda Apa?

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Fenomena Ratusan Kera Lereng Wilis Ponorogo Turun Gunung, Pertanda Apa?

Kawanan kera ekor panjang satwa liar dari kawasan hutan Pegunungan Wilis kini kerap turun ke permukiman dan pasar. ANTARA/Dokumentasi pribadi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Fenomena kawanan kera ekor panjang (Macaca fascicularis) turun dari hutan Pegunungan Wilis ke pemukiman warga kembali terjadi di Ponorogo, Jawa Timur.

Ratusan ekor kera terlihat berkeliaran di kawasan Pasar Ngebel, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kamis (16/7), seiring berkurangnya sumber pakan alami di habitat mereka.

Baca juga:

Pertunjukan Seni Akbar Reog Ponorogo yang Dahulu Ditakuti Penjajah

Pertanda Musim Kemarau Panjang

Meski demikian, warga setempat percaya fenomena yang selalu terjadi tiap tahun itu sebagai pertanda masuknya musim kemarau panjang.

Kalau musim kemarau mereka sering turun mencari makan. Datangnya bergerombol, jumlahnya bisa lebih dari seratus ekor,

kata Kepri, warga Desa Wagir Lor.

Kepada media dikutip Antara, warga lain, Kasno, membenarkan kemunculan rombongan kera turun gunung itu memang hampir terjadi setiap musim kemarau panjang.

Hampir setiap hari turun. Selama ini hanya mencari makan dan tidak pernah menyerang,

Kasno, warga Desa Wagir Lor

Gerombolan Kera Berkumpul di Telaga Ngebel

Fenomena gerombolan kera turun gunung ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat warga Desa Wagir Lor.

Ratusan keras itu biasanya akan berkerumun di sekitar Telaga Ngebel yang berbatasan langsung dengan hutan Pegunungan Wilis.

Bagi warga, kehadiran kera dianggap sebagai pertanda alam bahwa musim kemarau sedang berlangsung dan sumber pakan di hutan berkurang drastis.

Baca juga:

Uniknya Satai Khas Ponorogo

Suka Cari Makan di Pasar

Kawanan kera itu juga biasanya menyisir area pasar untuk mencari sisa makanan atau mengambil makanan yang diletakkan terbuka di lapak pedagang. Meski demikian, satwa liar tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif.

Meski begitu, para pedagang dan pengunjung pasar tetap diimbau untuk menyimpan makanan dengan baik agar tidak memancing kawanan kera mendekat ke area aktivitas warga.

“Biasanya mereka hanya mencari makanan. Kalau dagangan ditutup atau dijaga, mereka juga tidak mengganggu,” imbuh warga lainnya. (*)

#Gunung Wilis #Kera Ekor Panjang #Ponorogo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
Fenomena Ratusan Kera Lereng Wilis Ponorogo Turun Gunung, Pertanda Apa?
Ratusan kera ekor panjang turun dari hutan Pegunungan Wilis ke Pasar Ngebel, Ponorogo, akibat berkurangnya pakan alami saat musim kemarau. Warga percaya fenomena ini pertanda kemarau panjang.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Fenomena Ratusan Kera Lereng Wilis Ponorogo Turun Gunung, Pertanda Apa?
Indonesia
KPK Sita Senjata Api Saat Geledah Kantor Kontraktor Monumen Reog Ponorogo
Penyidik KPK juga menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dalam penggeledahan
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
KPK Sita Senjata Api Saat Geledah Kantor Kontraktor Monumen Reog Ponorogo
Indonesia
KPK Geledah 6 Lokasi di Ponorogo, Amankan Dokumen dan Uang dari Rumah Dinas Bupati
KPK menggeledah enam lokasi di Ponorogo terkait dugaan suap jabatan, proyek, dan gratifikasi di Pemkab Ponorogo. Uang dan dokumen diamankan dari rumah dinas bupati.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
KPK Geledah 6 Lokasi di Ponorogo, Amankan Dokumen dan Uang dari Rumah Dinas Bupati
Indonesia
KPK Ungkap Modus Jual Beli Jabatan Bupati Ponorogo, Uang Suap Disamarkan Lewat Keluarga dan Ajudan
Sugiri memiliki pola khas dalam menerima uang suap
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
KPK Ungkap Modus Jual Beli Jabatan Bupati Ponorogo, Uang Suap Disamarkan Lewat Keluarga dan Ajudan
Indonesia
KPK Ungkap Skema Korupsi Terstruktur di Ponorogo, Bupati Sugiri Libatkan Sekda hingga Adik Kandung
Skema korupsi berlapis melibatkan Sekda, Dirut RSUD, hingga adik kandung, dengan total uang haram mencapai miliaran rupiah.
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
KPK Ungkap Skema Korupsi Terstruktur di Ponorogo, Bupati Sugiri Libatkan Sekda hingga Adik Kandung
Indonesia
Bupati Ponorogo Diduga Terima Suap dan Gratifikasi Rp 2,6 Miliar dalam Tiga Kasus Korupsi
Total dana haram mencapai Rp 2,6 Miliar. Simak rinciannya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Bupati Ponorogo Diduga Terima Suap dan Gratifikasi Rp 2,6 Miliar dalam Tiga Kasus Korupsi
Indonesia
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Seluruh hasil lelang surat suara bekas itu akan disetor ke Kas Negara.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Maret 2025
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Bagikan